Sabtu, 30 Juli 2016

Fenomena merasa terjatuh saat tidur

Mungkin hampir semua orang pernah merasa seperti terjatuh saat tengah tidur. Biasanya kita merasa terjatuh, tersandung atau terlempar ke dalam ruangan yang kosong. Sebagian orang mungkin mengabaikan hal tersebut, namun ada juga yang merasa panik dan sulit untuk kembali tidur.

Tentu banyak mitos yang beredar mengenai fenomena merasa terjatuh saat tidur ini. Ada yang mengatakan bahwa roh atau jiwa kita menghilang, ada juga yang mengatakan bahwa jiwa kita tengah dikuasai kekuatan gelap.

Lalu sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh kita saat mengalami fenomena tersebut? Seperti dilansir Sleep.org, ketika tidur, kita melewati 4 fase dan perasaan terjatuh saat tidur merupakan fase pertama. Perasaan seakan terjatuh saat tidur ini dinamakan NREM.

Ketika otot-otot rileks, kita akan segera tertidur. Namun pada saat itu, otak terkadang akan bingung dan berpikir bahwa kita tengah terjatuh. Akibatnya, otak akan menegang sehingga kita kaget dan merasa seperti terjatuh.

Jika kita merasa seperti ada kejutan listrik saat tengah tidur, hal ini biasanya dikarenakan kita telah melewati hari yang sangat melelahkan, mengalami masalah tidur atau tengah mengalami kecemasan.

Jadi kini kita tak perlu khawatir jika tiba-tiba merasa seperti terjatuh saat tidur karena hal tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah.

Menjadi benar itu penting

Termasuk golongan yg mana bila suatu saat kita menjadi Ahli Energi, baik seorang pengajar atau healer ?

*ANTARA BENAR DAN MERASA BENAR*

Bagus banget dibaca dan direnungkan.

Menjadi *Benar* itu penting, namun *Merasa Benar* itu tidak baik.
*Kearifan* akan membuat seorang menjadi Benar, tetapi *bukan* Merasa Benar.

Perbedaan *Orang Benar* dan *Orang Yg Merasa Benar*:

*1*🔅Orang Benar, *tidak akan berpikiran* bahwa ia adalah yg *paling* benar.

*2   Sebaliknya* orang yg *merasa benar*, di dalam pikirannya hanya dirinyalah yg *paling*  benar.

*3*🔸Orang *Benar*,  bisa *menyadari* kesalahannya.

*4*🔸Sedangkan Orang Yg *Merasa Benar*, merasa *tidak perlu untuk Mengaku Salah*.

*5*🔸Orang *Benar*, setiap saat akan *introspeksi* diri dan *bersikap Rendah Hati*.

*6*🔸*Tetapi* Orang Yg *Merasa Benar*, merasa *tidak perlu introspeksi*,  Karena merasa *paling benar*, mereka cenderung *Tinggi Hati*.

*7*🔸Orang *Benar* memiliki *Kelembutan Hati*. Ia dapat *menerima masukan* dan *kritikan*dari siapa saja, *sekalipun itu dari anak kecil*.

*8*🔸Orang Yg *Merasa Benar*, *Hatinya Keras* Ia *sulit* untuk  menerima nasihat dan masukan apalagi *kritikan*.

*9*🔸Orang *Benar* akan selalu *Menjaga Perkataan dan Perilakunya*, serta berucap Penuh *Kehati-hatian*.

*10*🔸Orang Yg *Merasa Benar* : berpikir, berkata, dan berbuat *sekehendak hatinya, tanpa *pertimbangan atau mempedulikan perasaan orang lain*

*11*🔸Pada akhirnya, orang *Benar* akan *dihormati, dicintai dan disegani oleh hampir semua orang*

*12*🔸Sedangkan orang yg *Merasa Benar Sendiri* hanya akan *disanjung oleh mereka yg berpikiran sempit, dan yg sepemikiran dgnnya, atau mereka yg hanya 'sekedar ingin memanfaatkan' dirinya*.

*13🔸Mari terus memperbaiki diri untuk bisa Menjadi Benar, agar tidak selalu Merasa Benar*.

*14🔸Bila kita sudah termasuk tipe Orang Benar, tetaplah dalam Kebenaran dan selalu Rendah Hati*.

Semoga menginspirasi kita agar tetap rendah hati openmind dan openheart , apa yg kita persepsikan benar saat ini , belum tentu tetap benar disaat kita lebih memahami yg lebih baik lagi.

Mengenal Keilmuan Energi

BELAJAR MENGENAL KEILMUAN ENERGI

untuk memulai belajar keilmuan tentang energi banyak sekali yang memulai tanpa di perhitungkan terlebih dahulu baik atau buruknya, seperti halnya banyak keilmuan2 energi yang berupa inisiasi, ataupun gambar2 energi, ataupun metode2 keilmuan energi yang asal ikut asal ambil asal bayar asal terima intinya serba ngasal dan mudah percaya dengan kata2 yang manis dari yang memberikan keilmuan2 energi itu sendiri

yang terburuk adalah yang mengajarkan keilmuan tentang energi itu sendiri tidak mengenal ataupun sama sekali tidak mengetahui sumber utama energi keilmuan yang dia ambil dan dia ajarkan ke murid2nya bahkan yang mengajarkan ini pun mata ketiganya pun belum aktif sama sekali, dan yang terburuk adalah sumber keilmuan energinya mengambil sumber energi negatif sehingga ketika di ajarkan ke muridnya otomatis akan mengalir di dalam diri murid2 itu sendiri terutama ke yang mengajarkannya sendiri, pelan2 efek dari energi negatif itu akan merasuk secara perlahan2 hingga semakin kuat merubah sifat2 asli dari murid2 ataupun yang mengajarkan itu sendiri  sehingga berubah cepat lambat menjadi sifat sumber energi negatif itu sendiri biasanya akan berubah menjadi radikal, merasa benar sendiri seperti TUHAN, merasa paling hebat, kurang puas dengan segala keilmuannya, jual beli ilmu, semakin sombong, sering berbohong, suka gonta ganti pasangan, tak tahu malu, kurang adab dan kurang ahklaknya dan lain2 yang tak baik sifatnya

bahkan kejadian terburuk adalah murid2 pemula biasanya akan di tampaki macam2 mahkluk2 astral negatif seperti pocong, genderuwo, kuntilanak, wewe gombel, dll, dikarenakan mereka sendiri para murid2 adalah inang dari sumber negatif itu sendiri yang mengundang mereka mahkluk2 astral negatif untuk bergabung dalam diri murid2 pemula itu sendiri tentunya yang lebih besar dan yang lebih banyak adalah induknya yaitu yang mengajarkannya semua keilmuan energi itu sendiri tapi sayangnya yang mengajarkannya itu pun tak menyadarinya dikarenakan mata ketiganya masih belum aktif

jadi efeknya buat yang sudah terlanjur belajar namanya juga mahkluk astral negatif tentunya meminta imbalan tak gratis, bisa2 ketika matipun bisa ikut sumber energi negatif itu sendiri berasal

Ditulis oleh ; Raden Udan Mas

Percobaan Tentang Aura oleh Dr. Kaths

Percobaan Tentang Aura oleh Dr. Kaths

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Hsihu Formosa, 8 September 1995 (Asal dalam bahasa China)

 Setelah mendengar orang-orang berkata bahwa setiap individu memancarkan aura wajah yang berbeda-beda, seorang ilmuwan yang bernama Dr. Kaths, melakukan sebuah percobaan untuk membuktikannya. Ia menemui individu yang berbeda-beda sebagai percobaannya. Misalnya, ia menemui sekelompok orang yang berbahagia, yaitu orang-orang yang selalu tertawa dan berpikir positif, kemudian ia mengumpulkan contoh udara dari nafas mereka. Hasil uji cobanya menunjukkan bahwa jenis udara ini berwarna putih.

Setelah itu, ia bertemu dengan beberapa “Individu yang frustrasi” – yaitu orang-orang yang berwajah muram dan mengerutkan alisnya – dan menguji udara nafas yang mereka hembuskan. Warna yang dihasilkan sama sekali berbeda – udara mereka berwarna abu-abu dan terlihat tidak menyenangkan.

Ia lalu melanjutkan percobaannya pada beberapa orang yang selalu marah, dan nafas yang mereka keluarkan berwarna kuning tua, cokelat kemerahan, atau merah oranye; maksud saya warna kuning gelap, warna yang sangat gelap! Akhirnya, ia mengakhiri percobaannya dengan beberapa orang yang selalu menghujat atau memaki orang lain atau yang suka mengutuk mati orang lain! Hasil tes dari udara nafas mereka menghasilkan warna hitam atau cokelat, warna cokelat yang gelap sekali.

Ia kemudian menyuntikkan udara cokelat gelap itu pada beberapa ekor tikus percobaan dan tikus-tikus itu pun segera mati beberapa menit kemudian. Tapi hanya tikus percobaan yang disuntik dengan udara percobaan lainnya saja yang selamat. Tikus yang selamat itu adalah tikus yang disuntik dengan udara putih atau udara yang bersih.

Hasil Penelitian Tersebut dapat membuktikannya dengan melalui percobaan bahwa aura wajah yang terpancar dari seseorang itu benar-benar ada! Oleh karena itu bahwa hanya dengan duduk berdekatan dengan seseorang saja Anda sudah Dipengaruhi satu sama lain Karena adanya pertukaran Energy. Jadi kita tidak dapat berkata bahwa tidak ada pengaruh jika berhubungan dengan orang lain atau lingkungan sekitar Jika positif akan berdampak positif juga begitu dan sebaliknya! Kadang kita pergi ke suatu tempat dan ketika kembali kita merasa lelah, tapi kita merasa sangat nyaman ketika kita pergi dan kembali dari tempat yang lain.

Jadi Melalui hidup dengan berpikir postif dan ber Reiki Ria serta bergaul dengan orang2 yg berenergy positif dan Lingkungan yg baik dapat menjadikan aura anda menjadi selalu Cerah.

Kundalini Sindrom

Psikosis Kundalini (Kundalini Sindrom)

Tanpa grounding, pelaku meditasi mungkin akan mengalami pengaruh2 samping negatif energi meditasi. Yang paling umum adalah "psikosis Kundalini" ( juga dikenal eebagai "sindrom atau gejala Kundalini."). Psikosis kundalini terjadi bila terlalu banyak panas atau Chi Yang berhimpitan pada tulang belakang (saluran fisik kanan maupun kiri) sampai otak dan menumpuk di sana. Gejala2 -nya meliputi panas yang teramat sangat  dan/atau tekanan pada kepala atau jantung, halusinasi penglihatan atau pendengaran, paranoid (gila ketakutan), kehilangan orientasi, pikiran obsesif, dan insomania (gangguan sulit tidur). Gejala 2 tersebut di atas dapat berlangsung berhari-hari, berminggu-minggu bahkan bisa lebih lama lagi.

Beberapa orang mengalami psikosis kundalini secara spontan tanpa melakukan latihan energi apa pun.Lainnya secara tidak sadar mengaktifkan gejala2 itu melalui konsumsi obat2 -an. Di pihak lain ada juga yang memicu psikosis sebagai hasil sampingan latihan dengan tidak menekankan keseimbangan sirkulasi energi. Tidak menutup kemungkinan para praktisi energi pemula yang belajar melakukan latihan energi lewat grup2 energi di sosmed internet menglami gejala tersebut. Hakuin zenji, pendiri sekolah Zen Budhisme "Rinjai" di Jepang, menulis dalam bukunya yang terkenal, The Embossed Tea Kettle tentang "penyakit Zen" yang sering menyerang para biksu bahkan hampir membunuhnya. Akhirnya Hakuin menemui pendeta Tao untuk menyembuhkan penyakitnya.

Disadur dari: Membangkitkan Cahaya Penyembuhan, Mantak Chia dan Maneewan Chia.

Kodam bukan Malaikat

BAHASAN KHODAM MALAIKAT ATAU ENERGI MALAIKAT

Tak ada khodam malaikat kalo ada oknum master yang bilang bisa berikan khodam malaikat atau mengambil dan memberikan energi malaikat ke orang lain itu orangnya gebleg plus tidak benar dan oknum master itu sama saja dengan orang pembual pembohong besar masa ada malaikat di berikan memangnya malaikat itu barang atau bisa mengambil energi malaikat, orang setingkat wali saja malah tahu walau ada malaikat sebagai penjaganya disampingnya tidak akan pernah memberikan malaikat itu sebagai penjaga orang lain atau memperbudak karena itu sudah dari kehendak NYA bahkan wali itu justru tak akan pernah mau menunjukkan apa yang dia dapat justru akan menyembunyikannya dan malah wali itu tidak akan pernah mau mengambil energi malaikat karena malu sebagai seorang hamba atau ingsun merasa masih banyak dosa di hadapan NYA, dan wali itu tidak akan pernah memiki keinginan seperti jual beli ilmu bahkan memberikan khodam malaikat seperti itu jadi sangatlah lucu dan konyol sekali kalo melihat oknum2 master bisa memberikan khodam malaikat atau energi malaikat bahkan oknum master yang mengambar murid2nya ada khodam malaikat

tentunya semua itu yang dilakukan oleh para oknum master itu biar terasa kelihatan hebatnya ilmunya, biar makin banyak yang mempercayainya dan mendaftar buat terima khodam malaikat atau energi malaikat, padahal kenyataannya itu adalah yang diberikan bukanlah malaikat atau energi malaikat melainkan sumber energi negatif berupa jin kafir yang jahat yang menyerupai malaikat, bahkan para oknum master itu sendiri mata ketiganya sama sekali belum terbuka tak mengerti bahwa sumber energi keilmuannya itu berasal dari sumber energi negatif ahkirnya kasihan murid2nya yang tak mengerti sama sekali yang sudah mendaftar dan menerima khodam malaikat atau energi malaikat menjadi korban ahkirnya ya ujung2nya duit yang di harapkan oknum master itu mengalir ke kantongnya dan hasilnya pun tong kosong nyaring bunyinya malah bisa membuat murid yang ikut ketempelan jin kafir jahat lama2 bisa berubah sifatnya menjadi jahat mengikuti sumber energi negatif itu seperti contoh merasa paling hebat sendiri, merasa seperti TUHAN, merasa sombong, merasa dirinya paling benar sendiri, tidak tahu malu, suka marah, mudah tersinggung, tak tahu adab, tak tahu budi, tak tahu ahklak, tak bermoral, dan lain sebagainya, efek yang paling berbahaya adalah kalo sudah terpengaruh total ketika matipun bisa jadi budak dari sumber energi negatif itu sendiri dibawa di alamnya

jadi kata leluhur biasakanlah " iki jaman edan kudu eling, sabar lan waspodo supoyo urip langgeng tan keno kinoyo ngopo2 "


Ditulis oleh ; Raden Udan Mas

Manusia sendiri yang mengolah energi kemudian membedakannya

Sering membaca postingan master master Senior bahkan Grand Master sering menyebut dan membuat difinisi masing masing tentang energi yg di imajinasikannya  dg istilah yg beragam dimulai dg Energi Ilahi , kemudian energi alam semesta , kemudian energi reiki , energi prana , energi kundalini , energi bio dan energi olahan diri sendiri dan lain lain sebutan / difinisi lainnya .

Semua sebutan atau energi tersebut sebenarnya sama saja tidak berbeda karena ada atau tidaknya tergantung manusianya sendiri yg mengolahnya untuk membedakannya .

Yang jelas secara alam semesta , seluruh molekul , partikel , atom , quraks yg ada dialam semesta ini semuanya juga mempunyai energi masing masing .
Namanya energi alam semesta sudah pasti sesuatu yg dapat bereaksi dg energi lainnya sehingga dapat diartikan bukan energi yg mati  ( Difinisi energi itu hidup )

Tetapi manusia mungkin mahkluk yg sangat spesial , shg mampu  utk menciptakan sebuah difinisinya dg membagi berbagai klasifikasi nama nama energi sesuai dg yg ingin diolahnya ,,  Dan sebagian praktisi memakai nama Ilahi shg seolah  dianggap sangat sakral , padahal sesungguhnya nama itu juga bisa ada karena manusia sendiri yg menciptakan namanya .

Saya merenung sambil bertanya :

Apakah sudah benar bila kita menyebut semua energi olahan yg kita ciptakan tsb adalah energi yg sama tetapi mrmpunyai  nama nama yg berbeda sesuai yg diimajinasikannya ,misalnya dg nama energi Ilahi atau Alam semesta atau Reiki atau Kundalini atau Prana atau nama lainnya ,, sesuai dg yg kita harapkan / imajinasikan / visualisasikan yg kita anggap energi sakti yg pintar yg tidak terbatas fungsi ruang dan waktu ?

Dari pertanyaan diatas , timbul pertanyaan lainnya yg berkaitan .

Manakah yg lebih sakti , apakah manusia nya yg menciptakan energi tsb yg sakti atau energi ciptaaan manusia tsb yg sakti ??

Bagaimana kita berlatih meningkatkan kesadaran diri kita sendiri agar energi yg kita ciptakan dapat ampuh / sakti sesuai dg harapan yg ingin kita capai ??

Merenung dan bertanya pada diri sendiri agar dapat memahami filosofisnya utk belajar menyadari dari kedua pertanyaan tsb.

Menyimak sambil menunggu bi
sikan bisikan para sahabat utk sharing pencerahannya.

3 Cerita Pendek Zen Mengungkapkan Palajaran Terbesar.

Cerita Zen seringkali singkat, tapi penuh akal dan kebijaksanaan. Mereka adalah bagian besar dari apa yang membuat tradisi ini menarik dan ...