Jumat, 29 Juli 2016

MASIH NEGATIF THINKING SOAL STANDARISASI?

FAQ soal standarisasi:

T: standarisasi itu apaan? apa yang mau distandarkan?
J: standarisasi itu adalah pembakuan suatu layanan atau produk; buat ARSI, yang mau distandarisasi adalah semua jenis terapi yang murni menggunakan bioenergi, bagi yang menggunakan jamu, itu ke asosiasi jamu dan bagi yang menggunakan alat, itu ada lagi asosiasinya.

T: situ nyuruh pake standard, emang standard siapa? berdasarkan apa?
J: yang dihimbau itu adalah untuk MEMBUAT STANDARD MASING-MASING, dengan menggunakan kerangka acuan dari Body of Knowledge (BOK) yang sudah diterbitkan oleh ARSI; seumpama BOK nya yang dirasa kurang sesuai, bisa didiskusikan untuk diperbaiki, toh BOK itu baru versi 1 dan bisa ada versi 2, versi 3 dst.

T: apa untungnya buat gituan?
J: agar bisa diakui di KemDikNas, bisa terbitkan sertifikasi yang berlaku nasional, dan kedepannya bisa go internasional; sekarang memang bisa saja cetak sertifikat sendiri-sendiri, tapi kalau dibawa ke RS apakah bisa buat buka praktek di sana? kan tidak? nah, kedepannya itu agar bisa praktek di RS juga.

T: jadi maksudnya mesti ikut standardnya situ?
J: bukan, standard keilmuan yang tahu kan yang punya ilmu, tapi menyusunnya pakai kerangka acuan dari ARSI, jadi contohnya kalau di Reiki, kan kebiasaan menggunakan istilah "energi illahi" dan "bisa menyembuhkan segala penyakit", nah, itu tidak boleh karena tidak bisa dipertanggungjawabkan; berdasarkan BOK yang sudah diterbitkan, teknik Reiki itu bisa dijabarkan menggunakan Bioenergi Sistem Syaraf, dan kalau Reiki Kundalini menggunakan Bioenergi Sistem Syaraf serta Bioenergi Sistem Reproduksi. Masalah tepatnya tekniknya seperti apa, harus berapa lama, dsb, itu masing-masing yang tahu, tapi setiap klaim yang dibuat harus bisa dipertanggungjawabkan, makanya klaim "bisa untuk segala penyakit" tidak bisa diterima, karena sudah jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan; jenis penyakit saja belum tahu semuanya, kok bisa mengklaim bisa untuk segala penyakit?

T: ini kan sama saja mengebiri keilmuan yang ada? keilmuan itu luas loh?
J: bukan mengebiri, tapi meletakkan pada koridor-koridor yang bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya selama ini yang sering sembuh itu pasien penyakit mag, maka tulislah bahwa teknik anda manjur untuk penyakit mag, kalau nanti ternyata orang sakit stroke juga banyak sembuh, maka perbaharuilah standardnya, masukkan stroke ke dalamnya. keilmuan mungkin luas, tapi pengetahuan anda pasti terbatas toh? nah tulislah apa yang anda ketahui dan alami saja, jangan menulis berdasarkan katanya kata si anu, yang seperti itu urusan kementrian agama.

T: bagaimana dengan isi BOK yang ngaco?
J: kalau anda merasa ada isi BOK yang ngaco, tolong jelaskan, bagian yang mana dan kenapa ngaconya, lalu harusnya yang benar itu seperti apa? kalau ternyata memang saran anda lebih baik, BOK nya kita perbaharui. tapi jangan hanya protes, harus ada usulan yang lebih baik itu seperti apa.

T: saya ini mengajarkan teknik spiritual, apanya yang mau distandarisasi?
J: kalau anda mengajarkan sebatas spiritual, itu bukan urusan ARSI, urusan ARSI hanya kalau anda mengklaim teknik anda bisa meningkatkan kesehatan; begitu kita bicara kesehatan, maka bisa dibuat standardnya.

T: kalau begitu nanti ilmu saya dicuri orang?
J: cobalah untuk tidak berpikiran picik; ilmu-ilmu yang diajarkan di kampus-kampus, semua ada bukunya kan? dan bukunya dijual bebas kan? toh tetap saja belajar mahal dan laku.

T: okelah, anggap saya buat, trus yang menentukan standar saya sudah oke atau tidak siapa? situ?
J: bukan, yang menentukan nanti adalah KemDikNas, saya sebagai wakil ARSI hanya membantu agar dokumen yang dihasilkan lebih besar kesempatannya untuk diterima disana.

_______________________________________________________

BAGI YANG MENGIRA TERAPI ENERGI SAMA SEKALI BELUM ADA STANDARNYA,

Silahkan baca dulu di bagian files, BOK,pdf (kalau sudah diapprove admin)

UNTUK MENGURANGI JUMLAH YANG GAGAL PAHAM.
Bioenergi adalah kata serapan dari Bioenergy, yang merupakan istilah yang telah diterima secara internasional, untuk merepresentasikan energi yang berasal dari sumber organik. Untuk bahan bakar organik, istilah yang digunakan adalah Biofuel.
Bahwa kalau kebetulan ada yang menggunakan istilah "bioenergi" sebagai nama produknya, itu silahkan ditanyakan kepada orangnya, mengapa menggunakan kata-kata sehari-hari sebagai nama produknya, karena ini sama seperti kalau ada orang yang membuat produk, lalu menamakan produknya "elektromagnetik". Yang jelas, sebagaimana tidak ada "penemu elektromagnetik", tidak ada juga "penemu bioenergi".
Karena bioenergi adalah klasifikasi untuk semua energi yang sumbernya organik, maka anda semua sehari-hari menggunakan bioenergi, tinggal pertanyaan tepatnya jenis yang mana.
Bila anda meniatkan sesuatu, ini artinya anda menggunakan bioenergi sistem reproduksi, atau yang lebih lazim dikenal sebagai "energi kundalini"
Bila anda mengharapkan sesuatu, ini artinya anda menggunakan bioenergi sistem peredaran darah, atau yang lebih lazim dikenal sebagai "kekuatan doa"
Bila anda sedang relaksasi dan cuek, ini artinya anda menggunakan bioenergi sistem syaraf, atau yang lebih lazim dikenal sebagai "energi reiki"
Bila anda sedang berusaha mempengaruhi seseorang, entah dengan merayu atau sugesti, ini artinya anda menggunakan bioenergi sistem pengendalian mental, atau yang lebih lazim dikenal sebagai "energi gendam"
Otot-otot anda bergerak karena anda menggunakan bioenergi sistem pencernaan,
Sistem hormon anda diatur menggunakan bioenergi sistem kelenjar
Tubuh anda menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida, menghasilkan bioenergi sistem pernafasan
Jadi, bagi yang mengklaim bisa menyembuhkan orang tanpa menggunakan alat bantu atau obat-obatan, tapi "bukan pakai bioenergi", itu hanya karena gagal paham. Seharusnya justru menjelaskan, yang dipakai itu bioenergi yang ini dan itu, dan tekniknya begini dan begitu, lalu kalau ada kesalahan dan dikritisi, ya diteliti ulang, diperbaiki sampai benar.
Kalau tidak mau terbuka, tidak mau dikritisi, apa memang selamanya ingin dianggap dukun?

_____________

HIMBAUAN RESMI DARI ARSI, TENTANG PENYUSUNAN STANDAR KEILMUAN

- Tidak etis kalau dibahas di umum
- Keilmuan ini sifatnya spiritual dan tidak untuk dibabarkan
- Ini adalah teknik rahasia turun temurun
- Tidak mungkin dibandingkan dengan yang lain, kalau mau tahu, ikut pelatihan saja
- dll, dsb

Segudang alasan klise dan kuno yang digunakan oleh para pelatih ilmu yang menggunakan bioenergi.
Ujung-ujungnya sebenarnya sederhana: mereka tidak mampu menjelaskan secara ilmiah, dan tidak bersedia dikoreksi apabila ada yang salah; ada juga yang takut bahwa kalau sudah terbuka, tidak bisa lagi cari uang.

Padahal...
Semua ilmu dari disiplin ilmiah umum, ditulis dengan jelas, bukunya beredar bebas, termasuk kedokteran, keperawatan, kebidanan dan farmasi
Toh sekolah keperawatan tetap rame
Toh sekolah kedokteran tetap mahal

Maka dari itu

BIla anda benar-benar menghargai keilmuan anda
BIla anda ingin keilmuan anda dihargai umum, bukan hanya segelintir orang yang "sealiran"

Mulailah menyusun standarisasi keilmuan anda
Babarkan dengan sejelas-jelasnya, tidak usah khawatir ini itu, kalau semua orang bisa paham hanya dengan baca buku, sekolah-sekolah sudah BUBAR.

Bagi yang ingin membawa keilmuannya ke ranah ilmiah dan diakui secara umum, mulailah sekarang

BIla mengalami kesulitan untuk memulainya, bisa inbox ke saya, saya tuntun, GRATIS.


By ; Master Irwan Effendi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

3 Cerita Pendek Zen Mengungkapkan Palajaran Terbesar.

Cerita Zen seringkali singkat, tapi penuh akal dan kebijaksanaan. Mereka adalah bagian besar dari apa yang membuat tradisi ini menarik dan ...